Senin, 03 Mei 2010

5 kesalahan bahasa tubuh wanita

Ketahui bahasa tubuh yang kerap dilakukan wanita, namun dapat dianggap sebuah kesalahan. Bahasa tubuh memegang peranan penting dalam membentuk citra kita. Seringkali karena bahasa tubuh yang kurang pas, seseorang jadi tidak menyukai Anda, atau dapat kehilangan kesempatan terkait pekerjaan. Ketahui bahasa tubuh yang dilakukan wanita dan sering dianggap sebuah kesalahan.

- Menutup diri
Wanita cenderung duduk dengan mata melihat kebawah, dan meletakkan tangannya di atas dengkul. Bahasa tubuh ini bisa menonjolkan ketidakmampuan seseorang karena merasa tidak sebanding dengan orang-orang yang ada di sekitarnya. “Dengan posisi duduk demikian, wanita bisa dianggap tidak mampu dan tidak percaya diri,” kata Carol Kinsey Goman, penulis buku “The Nonverbal Advantage”, seperti VIVAnews kutip dari Forbes.
- Selalu menyilangkan tangan
Banyak wanita yang menyilangkan tangan saat presentasi atau sedang berhadapan dengan atasan. “Menyilangkan tangan bukan menunjukan kepercayaan diri tetapi sebaliknya yaitu kepercayaan diri yang rendah dan rasa khawatir,” kata Goman.
- Menyentuh rambut, wajah dan perhiasan
Memilin rambut, menyentuh wajah atau memainkan perhiasan saat berbicara banyak dilakukan oleh para wanita. Gaya berbicara demikian bisa dikatakan kebiasaan buruk para wanita karena menunjukkan rasa tidak percaya diri dan keinginan untuk menggoda. “Mungkin saja lawan berbicara menanggapi dengan baik tetatpi tidak akan menaruh rasa hormat,” jelas Goman.
- Sering menganggukan kepala
Anggukan kepala bisa menjadi penanda setuju atau Anda sedang mendengarkan pembicaraan dengan seksama. Hal tersebut wajar dilakukan selama Anda tidak melakukannya terlampau sering. Jika melakukannya terlalu sering malah bisa menunjukkan Anda tidak setuju atau tidak mengerti hal yang sedang dibicarakan. Tanggapilah penjelasa atau pembicaraan bukan hanya dengan anggukan kepala.
- Terlalu sering tersenyum
Senyuman memang bisa membuat suasana lebih hangat dan nyaman. Tetapi jika dilakukan secara berlebihan senyuman malah akan terkesan palsu dan dibuat-buat. “Hal terpenting dari bahasa tubuh adalah bersikap tidak berlebihan. Sesuaikan apa yang Anda katakan dengan gerak tubuh yang dilakukan,” jelas Goman.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasih atas kunjungan anda di blog saya.